Bagaimana Cara Generasi Milenial Beli Properti Jika Penjual Tidak Menggunakan Internet?

bagaimana cara generasi milenial membeli rumah

Generasi milenial yang kini sudah masuk dalam angkatan kerja, dengan penghasilan yang cukup baik. Namun, penghasilan yang didapatkan masih belum dapat membuat mereka mampu membeli rumah atau apartemen.

bagaimana cara generasi milenial membeli rumah

Kondisi yang terjadi dengan generasi milenial kerap bukan karena mereka tidak mampu membeli. Namun, mereka masih mengutamakan aspek belanja terkait gaya hidup, seperti pergi liburan atau gadged ponsel atau komputer.

Padahal, generasi milenial dalam kurun waktu 10 tahun mendatang merupakan kelompok terbesar pembeli properti. Akan sangat bahaya bagi industri properti jika kelompok terbesar ini tidak ingin membeli properti. Ungkapnya.

Kota Gading Serpong merupakan pilihan tepat bagi Anda kaum milenial yang sedang mencari hunian rumah. Tempatnya ramai sebagai pusat kota mandiri yang berada di sebelah selatan kota Tangerang.

Menurut Ignatius Untung, industri properti harus membenahkan diri. Hal ini dikarenakan generasi milenial adalah generasi yang mengerti dan mengetahui akan keberadaan internet. Namun, saying industri properti belum melek akan internet.

Media mainstream generasi milenial adalah internet. Sementara itu 67 persen pengguna internet adalah pembeli properti terbesar,

Selain itu juga, penetrasi belanja iklan properti di Indonesia pun masih sangatlah rendah, yakni 6 persen. Angka ini jauh dibawah negara-negara tetangga, seperti Thailand yang sudah mencapai 14 persen.

Bagaimana cara generasi milenial beli properti jika penjual tidak menggunakan internet? Lebih banyak menggelontorkan dana untuk media-media yang tidak diakses oleh generasi milenial ini,